Captcha Ini Berbeda, Isi Jawabannya Bikin Mumet Kepala

|


#NITIZEN - Menuntaskan isian captcha bisa jadi satu proses yang menyebalkan ketika sedang mengisi formulir registrasi sebuah situs web. Tapi percayalah, captcha yang dipakai pada situs-situs populer itu termasuk mudah untuk diidentifikasi dan dijawab. Berbeda dengan captcha soal matematika yang njelimet seperti yang dipakai oleh Kementerian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemristekdikti) pada sebuah situs web untuk para peneliti.

Captcha soal matematika itu dipakai Kemristekdikti dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pada laman Pengukuran Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT) Online di alamat http://tkt.ristekdikti.go.id/login.
Jika mau masuk ke aplikasi tersebut, pengunjung harus memasukkan username, password, dan memecahkan soal matematika yang ada pada captcha. Tertarik untuk menjawab soal di bawah ini?



Aplikasi Pengukuran TKT Online sendiri dirancang untuk para peneliti guna melakukan pengukuran secara sistematis terkait kondisi kematangan atau kesiapterapan suatu hasil penelitian dan pengembangan teknologi. Nantinya, tingkat kematangan atau kesiapan teknologi itu akan diukur pada skala 1 sampai 9.

Captcha sendiri adalah singkatan dari: Completely Automated Public Turing test to tell Computers and Humans Apart. Teknologi macam ini telah lama dipakai dalam dunia komputer dan Internet untuk menguji dan membuktikan bahwa pengunjung situs adalah manusia, bukan robot.

Jenis captcha yang paling banyak dipakai umumnya menampilkan serangkai huruf, angka atau gambar, yang terdistorsi oleh pola latar belakang untuk memberi sedikit kebingungan. Ada juga captcha yang mengajak pengunjung untuk bermain game dan mencocokkan gambar. Semua captcha ini masih dalam batas mudah.

Anda mau mencobanya?.

Sumber: Kumparan

Related Posts